by

Dahlan Lebih Semangat Bertani Berkat Jalan Baru TMMD Reguler Brebes

Brebes – Dengan senyum dan langkah kaki ringan, Dahlan (49), salah satu petani asal Dusun Karanganyar RT/RW. 01, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendorong gerobaknya untuk membawa mesin pompa air dan rumput ternak, sepulang dari sawah yang berada di sekitar jalan TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes.

 

Ia menyatakan senang dan kini lebih bersemangat lagi untuk menggarap sawahnya, karena Jalan Usaha Tani (JUT) yang dibangun melalui TMMD Reguler itu sudah bisa digunakan dengan gerobaknya.

 

“Alhamdulillah, sekarang saya gampang ke sawah dan tegalan untuk mengangkut pupuk atau nanti hasil panen, karena jalan sudah lebar dan bukan setapak lagi,” ungkapnya di samping atas Lapangan Sepakbola Kalinusu, lapangan yang dijadikan tempat pemusatan tinggal Satgas TMMD di tenda-tenda pleton. Selasa (29/9/2020).

 

Dirinya mengapresiasi kerja cepat dari Kodim Brebes, dimana sudah merubah jalan setapak, pematang sawah, dan juga persawahan milik warga setempat dan desa tetangganya, menjadi jalan sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar 4-6 meter itu hanya dalam waktu 39 hari, mulai awal Pra TMMD (15/8) sampai pembukaan TMMD (22/9), dengan 1 unit excavator Kodim.

 

Pun dengan seluruh pemilik sawah/ladang yang merelakan tanah terpangkas untuk pelebaran dan pembukaan jalan baru itu, demi kepentingan bersama.

 

“Sebelum adanya TMMD, yang melintasi jalan setapak dan pematang sawah itu hanya petani, tapi sekarang motor dan mobil bak terbuka lancar,” imbuhnya.

 

Dikatakannya juga, dirinya kini sangat mudah membawa sendiri hasil panen untuk dijualnya langsung, jika dibandingkan kondisi sebelumnya dimana selama ini para petani sering merugi jika memaksakan bercocok tanam saat musim kemarau. Pasalnya, hasil dengan ongkos angkutnya tak sebanding.

 

Sementara disampaikan Babinsa Kalinusu, Koramil 08 Bumiayu, Sertu Eko Nuhyoto, bahwa jalan penghubung Dusun Karanganyar ke Dusun Kedung Kandri, Kalinusu itu, masih terus disempurnakan pengutannya, yaitu pembangunan talud di kanan kiri jalan sepanjang 2,7 kilometer tinggi 0,5-1 meter, dimana capaian keseluruhan 60 persen.

 

“Jalan TMMD ke arah Dusun Kedung Kandri itu, sudah menghapus keterisoliran 100 kepala keluarga selama puluhan tahun. Warga disana harus naik perahu jika akan keluar dusun, dan benar-benar terisolasi jika Kali Pemali Banjir,” bebernya.

 

Ditambahkannya, masyarakat Kedung Kandri selama ini pula beraktivitas ke desa tetangganya di wilayah Kecamatan Bantarkawung, untuk mendapatkan berbagai fasilitas dan ke pasar terdekat.

 

Jika akan ke kantor desanya untuk mendapatkan pelayanan Adminduk, setelah menyeberang perahu, mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 8 kilometer dalam waktu 45 menit lebih, dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, sampai akhirnya tiba ke Balai Desa Kalinusu.

 

“Kini anak-anak sekolah jadi lebih bersemangat lagi melanjutkan ke jenjang SLTA dengan melewati desanya yang kini hanya 10 menit perjalanan darat saja,” tutup Babinsa. (Rud/Aan)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed