terangbenderang

Komunitas BSTC Raup Donasi 90 Ribu Untuk Pelestarian Penyu

Admin
24 May 2018

Berandang-Bengkulu. Peringati “Hari Penyu Sedunia” yang jatuh setiap 23 Mei, kamis pukul 17.00 WIB bertempat di samping Benteng Malborough, wisata sejarah terkenal di Provinsi Bengkulu. Komunitas Bencoolen Sea Turtle Conservation (BSTC) gelar kegiatan “Mari Berbagi, Selamatkan Penyu”. Kegiatan ini bentuk keperdulian terhadap Penyu di Indonesia yang dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 1999 tentang Pangawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. “Bahwa penyu berikut bagian-bagiannya termasuk telurnya merupakan satwa yang dilindungi oleh negara.” Dan peluang pemanfaatannya melalui penangkaran yang diatur PP No. 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar.

Ketua Komunitas BSTC Bastian Novran Jaya mengatakan, “Hari penyu sedunia tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Komunitas berinisiatif adakan kegiatan  “takjil sukarela” dimana uang yang diberikan dari masyarakat Kota Bengkulu akan diperuntukan untuk pelestarian hidup penyu itu sendiri, disini kami memiliki tujuan, mengajak masyarakat Bengkulu untuk sama-sama menjaga dan melestarikan hewan langka purba”.

“Jumlah uang yang terkumpul hari ini yang didapat dari masyarakat Rp 90.000, yang akan dimanfaatkan untuk pelestarian penyu di Bengkulu”. Tutur Ketua BSTC.

Komunitas BSTC bekerjasama dengan berbagai komunitas untuk menyukseskan peringatan Hari Penyu Sedunia. Kegiatan yang murni dilaksanakan oleh komunitas peduli lingkungan ini berjalan dengan baik atas kerja sama dari komunitas Lestari Alam Laut Untuk Negeri (LATUN), Pelestari Penyu Alun Utara, Raflesia Bengkulu Diving Club dan Generasi Pesona Indonesia (GENPI).

“Total partisipan kegiatan ini lebih kurang 50 orang, 30 orang dari BSTC, 10 orang dari RBDC, 6 orang perwakilan LATUN, serta perwakilan GENPI dan Pelestari Alun Utara. Ayo mari kita jaga dan lestarikan kekayaan fauna kita agar tidak hilang dan tinggal foto saja”. Ujar Bastian. **Rin**

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *