oleh

Lima Daerah Di Provinsi Bengkulu Yang Akan Berdampak Cuaca Ekstrem

Berandang.com- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu Memberi Peringatan Tentang Cuaca Ekstrem Di Bengkulu, Senin (22/02).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjadi wadah informasi bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai perkiraan cuaca khususnya. Di Bengkulu sendiri, BMKG Bengkulu memberi peringatan bahwasannya cuaca ekstrem akan terus terjadi hingga tiga hari ke depan di lima daerah Provinsi Bengkulu.

“Kalau untuk cuaca, untuk tiga hari kedepan di wilayah Bengkulu, khususnya di kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan Hingga Kaur masih ada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari”. Ujar Winda Prakiraan Cuaca BMKG Bengkulu.

Beliau memberi tanggapan bahwa terjadinya cuaca Ekstrem di berbagai daerah Provinsi Bengkulu selama tiga hari kedepan tersebut terjadi akibat adanya gangguan di Australia yang dimana mengakibatkan masalah cuaca di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.

“Kalo untuk yang mempengaruhinya itu karena sedang ada gangguan di Australi yang mengakibatkan masalah udara dari wilayah sumatera yang ketarik ke Australi sehingga potensi untuk terjadinya awan-awan konvektif itu terjadi di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Kalo untuk gelombang, kita untuk tiga hari ke depan maksimumnya di perkirakan dikisaran tiga setengah hingga empat meter untuk wilayah perairan Enggano hingga sampai wilayah Barat Bengkulu” Ujar Winda Prakiraan Cuaca BMKG Bengkulu

Cuaca ekstrem yang berakibat sering terjadinya hujan terus menerus tersebut juga diakibatkan oleh wilayah provinsi Bengkulu yang termasuk dalam zona yang kategori dalam Non Zone. Yang dimana zona ini menjadikan wilayah Bengkulu yang sering hujan meskipun terkadang kemarau.

“Kalo untuk cuaca kita ini sendiri, kita kan termasuk dalam zona yang non zone, yang dimana zona non zone itu perbedaan antara musim hujan dan musim kemarau, yang dimana musim tersebut dapat dikatakan tidak dapat perbedaan. Karena sekalipun kita musim kemarau, kita masih tetap mengalami cuaca hujan’ Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor lokal, yang dimana kita sebelah utara itu kan pegunungan dan sebelah selatan itu lautan” *(F/DC/RT)

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed