by

Multi Fungsinya Jalan Hasil TMMD Reguler Brebes di Desa Kalinusu

Brebes – Gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 tahun ini, dilaksanakan secara serentak di 47 Kabupaten/Kota di seluruh wilayah tanah air, untuk membangun desa tertinggal infrastruktur, terpencil, kumuh perkotaan maupun terdampak bencana alam, yang dimulai tanggal 22 September – 21 Oktober 2020.

Untuk di wilayah Kabupaten Brebes atau Kodim 0713 Brebes, hajatan TMMD Reguler 109 dilaksanakan di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, dengan sasaran utamanya yaitu pembukaan dan pembangunan jalan antar dusun sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter, dari Dusun Karanganyar tembus ke Dusun Kedung Kandri.

Jalan itu tak hanya dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan para petani masyoritas profesi di Kalinusu, namun juga untuk membuka keterisoliran Dusun Kedung Kandri dari desanya Kalinusu.

Disampaikan Sertu Sunaryo, Babinsa Koramil 12 Bantarkawung, Kodim Brebes, yang masih bertigas mempublikasikan tanggapan-tanggapan masyarakat Kalinusu, bahwa sepengunduran diri keluarga besar Satgas TMMD Reguler 109 Brebes dari Desa Kalinusu, akses jalan tersebut sudah dimanfaatkan dan berdampak langsung bagi masyarakat sebagai akses transportasi, olahraga, bersepeda, dan ke sawah atau ladang tentunya.

“Jadi intinya masyarakat Kalinusu sangat berterima kasih kepada Pemkab, Satgas TMMD Reguler, dan seluruh pihak yang talah membantu mewujudkan harapan seluruh warg Kalinusu, khususnya warga Dusun Kedung Kandri yang telah merdeka dari keterisoliran,” ujarnya, Sabtu (24/10/2020).

Ditambahkannya, selain meninggalkan sasaran fisik tersebut, Satgas TMMD juga meninggalkan 5 unit rumah warga yang layak huni berkat program rehab rumah tidak layak huni, lapangan bola voli di samping Laoangan Sepakbola Kalinusu, serta MCK semi permanen di pinggir lapangan sepakbola itu, dengan fasiliyas 2 kmar mandi dan 8 jamban.

“Untuk MCK dan lapangan bola voli yang berada di Lapangan Sepakbola Kalinusu itu, dibangun karena untuk fasilitas Satgas TMMD sewaktu satu bulan dipusatkan tinggal di lapangan sepakbola itu. Namun kini ditinggalkan untuk masyarakat,” tandasnya.

Ditambahkannya, selain sasaran fisik, Satgas TMMD juga meninggalkan sasaran non fisik untuk meningkatkan SDM masyarakat setempat, yaitu berupa penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan. (Rus/Aan)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed