terangbenderang

Tuding Ketua DPD Golkar Pakai Mobnas Gubernur, Bawaslu Dinilai Ceroboh Sampaikan Informasi

Admin
19 January 2019

Berandang-Bengkulu. Sekretaris DPD Golkar Bengkulu Syamsu Amanah menilai Bawaslu ceroboh sampaikan informasi soal tudingan Ketua DPD Golkar menggunakan fasilitas mobil dinas gubernur saat deklarasi pemenangan Jokowi Ma’ruf. Menurutnya, Bawaslu seharusnya tidak serta merta mengeluarkan informasi yang masih perlu proses klarifikasi sehingga tidak terkesan memvonis.

“Bawaslu harusnya profesional, karena badan publik tidak boleh sampaikan informasi menyesatkan. Statemennya melalui media seolah yakin betul ketua DPD pakai mobil dinas gubernur, padahal tidak,” terang Syamsu saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat (18.01.19)

Dirinya menceritakan, Ketua DPD Golkar Bengkulu Rohidin Mersyah hadir di deklarasi bersama Akbar Tanjung yang sebelumnya menghadiri pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Golkar di Rejang Lebong. Rohidin mendampingi Akbar Tanjung sejak penjemputan di Bandara Fatmawati.

“Mereka barengan dalam satu mobil. Mobil dan sopirnya disiapkan oleh panitia. Mobil pak Rohidin tetap beriringan tapi kosong, dan itu bukan mobil dinas. Saya tahu karena saya juga hadir di rangkaian kegiatan hari itu,” cerita Syamsu.

DPD Partai Golkar Bengkulu, lanjut dia, akan menghormati seluruh proses yang dilakukan Bawaslu. Hanya saja, dirinya menyayangkan informasi yang terlanjur dilempar ke publik melalui statemen di salah satu media.

“Kalau masih bersifat dugaan, ya sampaikan itu dugaan kemudian akan melalui proses pemeriksaan maupun klarifikasi. Dari pada nanti harus mengkoreksi statemennya. Mereka (Bawaslu) ini badan publik, harusnya paham bagaimana memberikan informasi ke publik, semestinya hati-hati,” tutur Syamsu.

Sebelumnya, seperti dikutip dari radarbengkuluonline.com Senin tanggal 14/11/2019 Anggota Bawaslu Ediansyah mengatakan, dari hasil pengawasan ada temuan secara kasat mata, meskipun pelaksanaan deklarasi pada hari libur.

“Saat dilokasi (tertulis tanpa spasi) kegiatan ada yang menggunakan Mobnas meskipun pelatnya sudah di SR kan tapi kita tahu itu mobil dinas Gubernur serta Bupati Kepahiang yang digunakan. Sebab itu adalah fasilitas perintah,” ungkap Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu Ediansyah Hasan dikutip dari radarbengkuluonline. *(03)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *