terangbenderang

Pemkab Kepahiang Gelar Sosialisasi Peran Serta Ormas Dalam Mensukseskan Pemilu 2019

Admin
4 April 2019

Berandang-Kepahing. Sosialisasi sistem politik yang sehat tahun 2019 acara dihadiri, Risma, Karang taruan, Ormas, dan Lembaga Swadaya Masyarkat. Acara dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kabupaten Kepahiang Burlian SE di aula rapat hotel dua putri Kepahiang Kamis ( 4/4/19 ).

Hadir sebagai nara sumber KPU kabupaten Kepahiang, Bawaslu Kabupaten Kepahiang dan Kesbangpol Provinsi Bengkulu.

Dalam pembukaannya Burlian menyampaikan “Sebaiknya kegiatan pemerintahan yang rutin dilaksanakan 5 tahun sekali digelar setiap tahun. Masyarakat diberikan wawasan politik, bukan hanya ketika mendekati pemilu saja, sehingga tidak ada lagi money politik. Politik di masyarakat tidak seperti makanan Instan, memberikan pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat agar kualitas Pemilu pada saatnya akan sesuai dengan yang di harapkan, Beliau menghimbau kepada masyarkat Jangan Golput, gunakan Hak pilih sesuai hati nurani masing masing,” pesan Asisten.

Hadir sebagai Nara Sumber dari KPU Kabupaten Kepahiang Supran Efendi divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi Masyarakat dan SDM KPU, Supran dalam pemaparannya menyampaikan, “Mengharapakan dengan telah dilaksanakan sosialisasi, peran serta ormas sangat dibutuhkan untuk menindaklanjutinya sehingga dapat meningkatkan partisipasi Pemilu Sukses 80%, ” harap Supran.

Peserta Sosialisasi Peran Serta Ormas dan LSM dalam mensukseskan Pemilu 2019

Rusman Sudarsono SE. Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang turut menyampaikan, “Jenis pelanggaran pemilu antara lain pelanggaran Kode etik, pelanggaran Administratif pemilu, Pelanggaran tindak pidana pemilu, sengketa proses pemilu, pelanggaran peraturan perundang undangan”, Ujar Rusman.

Lebih lanjut Rusman menambahkan, “Jika ada laporan berkaitan dengan pelanggaran hal diatas maka akan ditangani Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan”. tutupnya.

Nara sumber terakhir disampaikan Oleh Perwakilan Kesbangpol Provinsi Bengkulu Ade Apri wijaya Menjabarkan sistem politik, dan sejarah Pemilu. Ade menjelaskan “Dalam kutipan Sejarahwan Ramlan Surbakti mendefinisikan politik sebagai proses interaksi antara pemerintah dan masyarakat untuk menentukan kebaikan bersama bagi masyarakat yang tinggal dalam satu wilayah tertentu dan Sistem politik di Indonesia berdasarkan pada nilai prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang demokratis.

Pemilu adalah Sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, Jujur dan adil, Dalam negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ” jelasnya. *(Adv/UT)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *