terangbenderang

Ini Keluh Kesah Pelaku Usaha Maksiat, Usai diBongkar Pihak Pemkot

Admin
7 November 2018

Berandang-Bengkulu. Penggusuran secara paksa oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) pada rabu siang (07/11). Pembongkaran dilakukan karena tempat tersebut di duga menjadi tempat prostitusi maksiat di kawasan eks terminal sungai hitam. Pelaku usaha sempat protes atas kebijakan pemkot.

Een sapaan akrabnya,  sangat tidak ikhlas tempatnya dibongkar secara paksa karena ia juga membayar sewa rumah tiap bulan kepada salah satu penunggu awal rumah tersebut sebesar 3 juta pertahun, sedangkan perbulannya 100 ribu. Ia merasa butuh keadilan dari pihak pemkot agar diberikan pekerjaan yang layak usai tempatnya digusur.

“Kita buka usaha disini baru 5 bulan berjalan, yang lain sudah bertahun-tahun menggeluti profesi seperti ini,” katanya.

Menurutnya, ia terpaksa bekerja menjalani profesi seperti ini dikarenakan tuntutan ekonomi serta tinggal di Bengkulu hanya sebatang kara. Apalagi rumah yang disewakan cuman 100 ribu perbulan.

“Kalau bisa siapkan tempat seperti di Pulau Baai sana yang mau berprofesi sebagai PSK. Jadi tidak ada lagi tersebar tempat hiburan cafe dan lain-lain,  melainkan ada tempat khusus sama halnya di Pulau Baai,” jelasnya.

Een menceritakan, penghasilannya jika dihitung selama sehari hanya mendapatkan 500 ribu. Itupun dibagi oleh pekerja disini karena tidak ada kesibukan lain.

“Penghasilan sekitar 500 ribu sehari, tapi itu dibagi-bagi pada pekerja disini” cerita Een

“Saya merasa mendapat azab dari manusia meskipun bangunan ini punya pemerintah, kalau bisa beri kami pekerjaan yang layak seperti usaha kecil dan lain-lain ataupun tempat tinggal, ” tutupnya.

Pemkot melakukan penggusuran terhadap bangunan di eks terminal sungai hitam. Penggusuran dipimpin langsung oleh wakil walikota. Ia (Dedi wahyudi) menilai, aktivitas itu mengganggu masyarakat sekitar berdasarkan laporan warga yang diresahkan. Untuk menciptakan situasi bengkulu kota religi, pemkot perlu melakukan penertiban. (Ahm)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *