terangbenderang

IBI Bengkulu Gelar Raker Ke III

Admin
24 March 2018

Berandang-Bengkulu. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) gelar Rapat Kerja (Raker) ketiga di The Madeline Hotel pada Sabtu (24/3). Tema yang diusung dalam rapat ini “Penguatan Peran Bidan dalam Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga untuk Mendukung Pencapaian SDG’s”.

Raker IBI kali ini membahas, mengenai perempuan dan kesehatan keluarga. Kepala Dinas Kesehatan Kota, Hj. Susilawati memaparkan terkait Program Indonesia Sehat yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Program Indonesia sehat yang menggunakan Pendekatan Keluarga ini juga diharapkan mampu mengurangi dan mengatasi masalah kesehatan di Kota Bengkulu, tindak kekerasan terhadap perempuan yang masih tinggi juga menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembahasan.

Penjabat Walikota, Budiman Ismaun juga turut hadir dalam kegiatan dan membuka langsung Raker IBI III. “Harapannya acara Raker ini dapat di implementasikan oleh Kepala Dinas Kota Bengkulu dalam membuat kebijakan di tahun mendatang, akan senantiasa menekuni profesinya sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin hari semakin meningkat” pungkas Budiman Kepala Dinas Pendidikan Provinsi yang saat ini menjabat Walikota saat ditemui usai acara.

“Raker tahun ini dinilai sebagai momen yang tepat untuk menemukan masalah, karena IBI cabang dan Kota Bengkulu adalah garda depan IBI dalam mencari dan menemukan permasalahan kesehatan yang ada di Kota Bengkulu. Hj. Susilawati, S.Sos, SKM, M.Kes juga mengakui dengan adanya IBI, selama 3 tahun terakhir mampu menurunkan tingkat kematian pada ibu hamil” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu usai kegiatan Raker IBI.

“Provinsi Bengkulu memiliki 4.000 bidan dan 700 di antaranya berdomisili di Kota. Seluruh bidan yang ada di Provinsi 30% masih pendidikan D1, untuk Kota   hanya sedikit bidan yang belum memiliki pendidikan lebih lanjut. Tahun 2020 pihaknya akan merancang seluruh bidan berpendidikan minimal D3. Status dari bidan yang ada di Provinsi Bengkulu diantaranya PNS, praktek mandiri dan rumah sakit swasta” ungkap Hj. Susilawati. (NM)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *