by

DKP Kota Ikut Mencari Korban Tenggelam Saat Memancing

-News-1,247 views

Berandang.com- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu turut mencari korban tenggelam di muara sungai jenggalu. Hingga pagi ini korban tenggelam saat memancing minggu siang, (15/11/2020) belum juga ditemukan.

Diketahui, korban tenggelam bernama Rian (33 thn) dan Yos (35 thn). Warga Perumahan Pondok Kharisma RT 20 RW 04 Bumi Ayu kota Bengkulu. Dua bersaudara kandung ini memancing pada minggu siang menggunakan perahu sampan. Saat ditengah sungai, perahu oleng dan terbalik.

Beruntung nasib Rian, adik kandung korban berhasil selamat dan dibantu nelayan yang melihat. Namun Yos, hingga senin pagi belum juga berhasil ditemukan.

Menurut saksi yang melihat kejadian tersebut, ia sempat melihat korban meminta tolong, namun karena keterbatasan perahu saksi tak bisa membantu.

“Waktu kejadian ada suara perahu terbalik, tampak korban sedang meminta tolong. Akhirnya ada nelayan yang sempat membantu korban selamat” ujar saksi mata didekat kejadian.

Sejak minggu sore, tim Basarnas Provinsi Bengkulu terus berusaha mencari korban menelusuri sungai Jenggalu. Tampak beberapa crew mengelilingi diseputar kejadian menggunakan perahu karet dan dibantu oleh tim DKP kota Bengkulu.

Kepala Dinas DPK Kota Bengkulu, Syafriandi, MT saat dihubungi menerangkan, tim DKP Kota sudah turun sejak malam tadi. Namun pencarian dihentikan karena air mulai pasang dan dilanjutkan pagi ini.

“Dapat informasi ada korban tenggelam, kami langsung turun ke lokasi dan berupaya ikut mencari korban. Pagi ini pencarian terus dilakukan. Kami (syafriandi) juga berencana akan mendatangi keluarga korban bersama walikota Bengkulu untuk belasungkawa dan mendoakan agar korban segera ditemukan” ujarnya saat dihubungi melalui saluran seluler.

Verdi, salah satu koordinator Basarnas menjelaskan, titik korban tenggelam sudah ditemukan, mulai tadi malam perahu karet milik basarnas memutar-mutar dilokasi kejadian. Berharap agar korban bisa terangkat dengan getaran ombak mesin perahu.

“Kita sudah berupaya untuk mencari, berdasarkan permintaan dari petunjuk keluarga korban. Namun berdasarkan pengalaman mencari korban, tidak menutup kemungkinan korban terbawa arus. Karena kejadian orang tenggelam banyak ditemukan sudah bergeser dari tempat kejadian.” ujar Verdi tim basarnas.

Sementara itu, istri korban Ana, masih berharap suaminya masih bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Sejak dari sore minggu, hingga pagi Ana menyisir dipinggir-pinggir sungai mengharap suaminya terdampar dalam keadaan selamat. *(ET)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed