terangbenderang

Musrenbang, Kades Keluhkan Pemutakhiran Data Penerima Bantuan

Admin
13 February 2019

Berandang – Empat Lawang. Camat Lintang Kanan bersama stakeholders gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) se-Kecamatan. Musrenbang ini bagian dari penyerapan aspirasi dari perwakilan masyarakat untuk prioritas pembangunan di kecamatan Lintang Kanan kedepan. Kegiatan digelar di Aula Kantor Camat sekira pukul 08.00 wib pada selasa pagi hingga usai, (12/02/2019).

Musrenbang ini menghadirkan dari Anggota DPRD, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Camat. Tampak juga hadir dari kepala desa, kepala sekolah, kepala PAUD, KUA, kepala UPTD puskesmas, kapolsek, danramil 405-06, staf kecamatan dan masyarakat.

Camat lintang kanan Suharlan. S.Sos dalam sambutannya menjelaskan, “Sebetulnya Musrenbang tingkat kecamatan ini bagian dari meneruskan aspirasi masyarakat setelah dilaksanakan di tingkat desa. Semua aspirasi kita tampung, tapi yang jelas kita utamakan untuk kepentingan umum. Harapan saya jalan lingkar menuju kantor camat supaya segera di bangun karena akses jalan ini menuju perkantoran. Rehap gedung kantor camat karena disinilah tempat utama gelar kegiatan kecamatan serta seluruh kepala desa harus gunakan dana desa membangun gedung PAUD bagi yang belum ada karena 2019 ini di prioritaskan”. Tutur Camat Lintang Kanan.

Raka Warsi S.Sos selaku legislatif turut memperjuangkan, “Saya akan prioritaskan jalan lingkar menuju kantor camat serta mobil pemadam kebakaran, karena ini menyangkut masyarakat banyak. Untuk yang lain tetap kita tampung. Masalah sosial khususnya bantuan masyarakat miskin itu minta pihak instansi untuk direkap ulang karena itu masih menggunakan data lama.” Ujar Raka Warsi.

Rudi Hartono dari perwakilan Kades ikut berkomentar, “Kita selaku kepala desa sudah melakukan pendataan berkali-kali dan bahkan sudah kita laporkan pada koordinator lapangan saat pendataan. Bahkan langsung ke dinas terkait. Tapi data yang keluar masih tetap data lama. Yang disalahkan oleh masyarakat adalah kepala desa, sedangkan kita sudah berkali-kali melakukan pendataan dan kita laporkan.” Keluh Hartono.

Suharlan S.Sos camat lintang kanan turut menambahkan, data yang digunakan adalah data 2014, kepala desa sudah melakukan pendataan ulang dan melaporkan. Tapi tetap data yang keluar data itu-itu saja. Jadi sebenarnya kesalahannya dimana. Kekurangannya dimana. saya harap permasalahan ini segera terselesaikan. *(L4L)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *