by

TMMD Bangun RTLH, Tahap Ahkir Telah Terselesaikan

-TMMD-7 views

 

Lamongan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 di buka secara serentak di seluruh Indonesia, yang pelaksanaan pembangunannya sudah dimulai sejak pra TMMD. Pengerjaan tersebut dalam waktu yang telah ditentukan agar semua pekerjaan sudah dapat diselesaikan dengan baik, sehingga warga masyarakat tidak menunggu lama dalam memanfaatkan hasil pembangunan karena dalam pengerjaannya dilakukan bersama-sama antara TNI dengan warga.

Tak terkecuali Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun desa wilayah Kodim 0812/Lamongan yang lokasi pengerjaannya di Desa Tebluru, Kecamatan Solokura Kabupaten Lamongan juga melaksanakan program kegiatan tersebut yang hingga hari ini diminggu keempat sudah selesai dikerjakan secara menyeluruh atau sudah mencapai tahap akhir.

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke – 109 Kodim 0812/ Lamongan dibawah Dansatgas Letkol Inf. Sidik Wiyono Tahun Anggaran 2020 ini, antusias warga Nampak liuar biasa, karena harapan dan impian mereka untuk mendapatkan pemerataan pembangunan dapat terkabulkan.

Pembangunan rumah layak hunipun sudah selesai pengerjaanya, termasuk dengan pembuatan pondasi dari nol karena program TMMD tersebut memang dikhususkan untuk pemerataan pembangunan bagi warga kurang mampu yang memang telah lolos dari persyaratan untuk mendapatakan bantuan tersebut.

Pernyataan tersebut bahkan diungkapkan oleh Kepala Desa Tebluru Hamtoro, Sabtu (17/10/2020) yang membenarkan bahwa selama ini warga desa memiliki impian untuk memiliki rumah layak huni yang bersih dan nyaman. Sehingga dengan mempunyai rumah yang layak akan lebih dapat hidup tenang serta lebih bersemangat dalam bekerja dan berkarya demi mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus ikut dalam pembangunan di wilayahnya.

” Selama ini warga memiliki impian untuk memiliki Rumah Tinggal Layak Huni Serta jalan baru, karena mereka tidak mampu untuk membuat rumah yang layak disebabkan kondisi ekonomi yang pas – pasan. Semua itu perlu diketahui bahwa sebagian besar warga Desa Tebluru bermata pencaharian sebagai petani yang penghasilannya tidak bisa ditentukan apalagi pada masa pandemi Corona saat ini,” terang Kepala desa.

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed