by

Jalan TMMD Brebes Diharapkan Mendorong Anak Desa Terisolir Sekolah Lebih Tinggi

-TMMD-30 views

Brebes – Jalan yang saat ini tengah dibuka dan dibangun TNI melalui TMMD Reguler ke-109 Kodim 0713 Brebes, di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan mendorong anak-anak khususnya di Dukuh Kedung Kandri, untuk bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Dikemukakan Sekretaris Desa (Sekdes) Kalinusu, Sugiarto, SH (37), karena selama ini tidak ada fasilitas jalan, maka selama ini juga anak-anak disana mayoritas hanya lulusan SD dan beberapa lulusan SLTP.

 

”Mudah-mudahan ke depan anak-anak kami di Dukuh Kedung Kandri lebih bersemangat melanjutkan sekolah, karena sudah ada jalan hasil karya TMMD Reguler,” ucapnya, Kamis (17/9/2020).

 

Untuk itu, wajar jika warga Desa Kalinusu, begitu antusias menyambut pembangunan jalan yang akan segera menghubungkan Kedung Kandri ke dukuh-dukuh lainnya di Kalinusu.

 

“Sudah puluhan tahun warga kami disana berharap adanya pembangunan jalan menuju ke desanya,” tandasnya.

 

Dijelaskannya lanjut, untuk mewujudkan mimpin 100 KK di Kedung Kandri, sejak Pra TMMD mulai tanggal 15 Agustus 2020 lalu, 1 unit excavator milik Kodim Brebes sudah mulai membuka jalan dari Lapangan Sepakbola Kalinusu di Dukuh Karanganyar menuju Kedung Kandri.

 

“Jalan yang sedang dibuka panjangnya 2,2 kilometer dengan lebar 4-6 meter. Di kanan-kiri jalan juga sudah mulai dibangun talud yang total panjangnya 2,7 kilometer dengan tinggi 0,5-1 meter,” imbuhnya.

 

Ditambahkannya, 1 dari 3 buah plat deker (jembatan kecil) juga sudah jadi, sementara 1 buah gorong-gorong mulai dikerjakan.

 

“Selain pembukaan jalan, semua pembangunan sarana penunjang jalan itu dikerjakan gotong royong antara TNI dengan warga setempat dan dibantu segenap Ormas,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, warga Kedung Kandri harus menyebrang Kali Pemali dengan rakit untuk mendapatkan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ke pasar terdekat, yang ada di wilayah kecamatan tetangganya, yaitu Bantarkawung.

 

Tak hanya itu, jika hendak mendapatkan pelayanan administrasi di lantor desa, setelah menyeberang Kali Pemali, mereka harus melanjutkan perjalanan darat melewati sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Bumiayu sejauh 8 kilometer lebih, dalam waktu lebih dari 45 menit. (Aan)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed