terangbenderang

Penggalian dan Pemasangan Kabel Fiber Optik Merusak Pipa PDAM

Admin
11 July 2019

Berandang.com – Empat Lawang. Proyek penggalian kabel jaringan fiber optik yang saat ini berjalan di wilayah Kecamatan Muara Pinang dengan cara merusak atau menjebol dan memasukkan kabel tersebut kedalam pipa saluran air warga yang mengakibatkan kerusakan pada pipa PDAM. Kamis (11/7/19).

Jaringan pipa PDAM yang rusak dimulai dari Desa Seleman sampai Desa Pajar Menang Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan. Pemegang izin wajib menjaga, memelihara dan bertanggungjawab terhadap segala kerusakan yang disebabkan oleh bangunan dan jaringan utilitas sudah diatur dalam PermenPU nomor 20 Tahun 2010.

Medi Kastari, selaku Kepala Desa Talang Benteng saat dikonfirmasi menyampaikan “saya selaku Pemdes keberatan dengan proyek ini karena merusak pipa saluran air PDAM dan tanpa izin atau konfirmasi terlebih dahulu walaupun pipa ini belum dialiri air dengan harapan kedepan bisa difungsikan dan dialiri air tapi kalo pipa PDAM ini dirusak dan dimasukkan kabel bagaimana bisa air mengalir.” Pungkasnya.

Dilanjutkan Medi, “Silahkan dikerjakan tapi jangan merusak dan memasukkan kabel kedalam pipa PDAM karena suatu saat akan difungsikan dan dimanfaatkan. Saya berharap pihak yang terkait minta diperbaiki dan diganti karena menyangkut orang banyak”.

Saat dikonfirmasi dari beberapa pekerja yang berjumlah 50 orang dari Berebes, salah satunya bapak Rohi menjelaskan “kami bekerja sistem meteran (1meter Rp.10.000) digali dengan kedalaman 80cm, saya cuma ikut-ikutan karena yang didepan memasukkan kabel kedalam pipa dengan cara pipa dipecahkan terlebih dahulu, ya saya ikut karena yang didepan masukin kedalam pipa saya ikutin saja”  saat kami bekerja pengawasnya ada yaitu Wakim, Sari dan Anto ” jelasnya.
Supriyanto (cup) selaku anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang saat dimintai keterangan menyampaikan, “saya minta ganti pipa yang sudah dirusak dan minta kabel jaringan ditarik dan jangan dimasukkan kedalam pipa saluran air karena merugikan masyarakat banyak, tahun 2020 ini air akan dialirkan karena sudah dianggarkan, jika tidak diganti rugi akan kita tempuh kejalur hukum,” Tegasnya.

Bapak Idham, Haryono, Pir dan Dedi selaku masyarakat menyampaikan pada awak media ini, “kami selaku warga sangat dirugikan sebab saluran air ini azaz manfaatnya begitu besar jadi kami minta diganti karena merugikan masyarakat banyak khususnya Kecamatan Margo Semidang. “Nak tau ngilok i jangan merusak jadia”. Ujar warga setempat.

Zumrowi selaku kepala tukang atau rombongan perwakilan penanggungjawab proyek ini membuat pernyataan bersedia mengganti rugi pipa yang sudah dirusak (seluruhnya) dan memperbaiki paling lambat tanggal 14 juli 2019, untuk sementara pekerjaan akan kami hentikan sementara waktu. Pernyataan ini disaksikan oleh anggota DPRD Empat Lawang, Polsek Muara Pinang, Media Berandang dan Masyarakat.

*(San&Mm)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *