terangbenderang

Rekam Jejak Bupati Bengkulu Selatan; Pembunuhan, Narkoba Hingga OTT KPK

Admin
16 May 2018

Berandang-Bengkulu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bengkulu Selatan H. Dirwan Mahmud, SH. OTT tersebut terjadi pada selasa petang (15/05/2018) sekitar pukul 18.30 wib dikediaman pribadinya.

Febri Diansyah juru bicara (jubir) KPK membenarkan hal tersebut. Melalui keterangannya, Febri menyampaikan ada 4 orang yang diamankan. Dirwan Bupati Bengkulu Selatan, He Istri muda Dirwan, JU PNS (Keponakan Bupati) dan seorang Toke sawit sekaligus kontraktor asal Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Adapun barang bukti uang sebesar 100 juta rupiah.

OTT tersebut diduga terkait suap proyek yang berada di Bengkulu Selatan. Saat ini empat orang yang terjaring sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Bengkulu.

  • 17 mei 1959, Dirwan Mahmud dilahirkan di Manna kabupaten Bengkulu Selatan (BS).
  • 1985-1992, Dirwan tercatat pernah mendekam di LP Cipinang. Kala itu, Dirwan ditahan atas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Pengeroyokan itu sendiri dilakukan karena Dirwan cemburu pacarnya digoda lelaki lain.
  • 2004, Dirwan Mahmud maju calon legislatif melalui partai PDIP. Ia terpilih dan menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan.
  • 2008, Dirwan berpasangan dengan Hartawan mencalonkan diri di Pilkada Bupati Bengkulu Selatan. Pasangan ini meraih suara terbanyak. KPU memutuskan pasangan ini memenangkan kontestasi. Namun lawan politiknya, pasangan Reskan Effendi-Rohidin Mersyah tak terima. Mereka menggugatnya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam sidang, MK membatalkan kemenangan Dirwan dalam putusan MK No 57/PHPU.D-VI/2008. Kemenangan Dirwan dianulir karena terbukti pernah menjadi narapidana dengan masa tahanan lebih dari lima tahun.
  • 11 januari 2011, Dirwan ditangkap polisi karena membawa narkoba jenis ekstasi di pelabuhan Bakauheni saat hendak menyebrang ke Jakarta. Terbukti bersalah, ia ditahan selama 4 tahun 3 bulan.
  • 9 Desember 2015, Dirwan Mahmud memenangkan Pilkada Bupati Bengkulu Selatan berpasangan dengan Gusnan Muyadi. Pasangan ini diusung oleh Partai PKS, PPP dan Golkar.
  • 17 Februari 2016, Dirwan Mahmud dan Gusnan Mulyadi resmi menjabat Bupati Bengkulu Selatan dilantik oleh Gubernur Bengkulu Dr. H. Ridwan Mukti, MH.
  • 10 Mei 2016, Dirwan Mahmud ditimpa masalah tak sedap, Ruang Kerjanya digeledah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu. Ditemukan Ekstasi dan Shabu-Shabu. Namun, saat dites urine Dirwan dinyatakan negative dan dilepas. Ternyata Ekstasi dan Shabu-shabu tersebut jebakan dari Reskan Efendi Mantan Bupati yang dikalahkannya saat pilkada.
  • 18 November 2016, Dirwan Diangkat menjadi Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bengkulu menggantikan Hj. Honiarty mantai Istri Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, M.Pd terpidana kasus korupsi Rumah Sakit M. Yunus.
  • 15 Mei 2018, Dirwan Mahmud terjaring OTT KPK dikediaman pribadinya. 4 orang sempat diamankan KPK. Dirwan selaku Bupati, He istri muda Dirwan, JU selaku PNS (keponakan bupati) dan seorang kontraktor asal Pino Raya.

Kini, status Dirwan masih dalam pemeriksaan. Apakah naik menjadi tersangka atau ia dilepas. Saat ini Dirwan sedang dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan. **Evn**

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *